“Badai Pasti Berlalu” itulah yang
terucap dalam salah sebuah lagu yang dinyanyikan oleh Alm. Chrisye. Setelah
Dilanda badai gledek yang menyerang
otak, bathin dan kejiwaan para pelajar se-Indonesia, akhirnya Raja Terakhir
kita (Lord Ujian Nasional) berhasil ditumbangkan dengan Pedang Faber-Castell 2B For Computer sejuta
umat. Tangis serta tawa pun mulai
Jakarta..
“kota megah yang dihiasi indah dengan kecacatannya” itu hal yang ada di pikiran
gua ketika gua mendengar kata “Jaaaakaaartaa”. Jakarta tuh tempat lahir gua
yang penuh dengan tragedi. Menurut gua Jakarta itu kota kece, saking kecenya
Jakarta punya keunikan aneh yang bahkan Einsten pun bakalan bingung garuk garuk
rambutnya yang “Anti Mainstream” itu. nyampe botak kalo dia dateng ke Jakarta. Bahkan
kita kadang kesel kadang ketawa, yekan ?
Gua
ini adalah salah satu pengamat jalanan, walaupun
Belajar adalah suatu pembelajaran
yang dilakukan oleh pelajar yang diajar oleh guru yang bisa mengajar di sekolah
(yudonsey). Perjalanan seseorang menjadi pelajar menempuh waktu 12 tahun
(standarnya) untuk dapat menjadi seorang OB, operator warnet, tukang servis, kang
bengkel, kang cuci, dan akang-akang lainnya. Terus ngapain kita belajar 12
tahun kalo kita nantinya hanya menjadi kayak tadi? Kalo kata laki-laki pintar,”
Kalo lo mau jadi orang yang ga biasa, lo harus kerjain hal yang ga biasa juga
*angkatkerahlagi B)
Oleh
karena itu lo harus punya yang namanya “Khaaariiiismaa” agar lo bisa jadi apa
yang lo mau di era persaingan ini. Kalo lo mau cara instant untuk jadi laki
pintar, saran
Alkisah
seorang pemuda gagah sedang membeli ketoprak di depan SD Patung pada malam
hari. Pemuda gagah tersebut ternyata lapar setelah kerja rodi untuk membuat
karya emasnya. Dia datang dengan membawa kendaraan kayuhannya. “Bang, Toprak
dua”. Singkat cerita sang abang menjawab dengan suara serak banjir karena ada reog di dalam lehernya,” duuuuuuaaaaaaa
*soundtracksarimi”.”Yeeh, Si abang” Geger gue ngeliat ada tukang toprak kelewat
gahol.
Saat abang Toprak yang koplak membuat ketoprak
yang enak. Datanglah kawanan
Papercraft adalah kerajinan
tangan yang terbuat dari kertas yang dilipat-lipat yang membentuk tokoh atau
apapun yang sesuai dengan kehendak kita. Papercraft memang cocok dijadikan
sebagai kenang-kenangan yang mungkin bisa menjadi special untuk orang-orang special
kita juga. Salah satunya tokoh yang berpasangan ini nih :
“Di setiap pertemuan pasti ada
perpisahan”. Kata-kata inilah yang saat ini selalu ada di alam bawah sadar gue.
Walaupun gue nanti akan pergi hanya sementara (10 bulan) tetep aja itu bisa
dibilang perpisahan. Apa sih yang lo rasakan saat lo mau pergi jauh sendirian? Merasa
sepi? Takut? Bakalan kangen? Sedih? Galau? Ambil Tali? Bunuh diri? Semua rasa
tersebut teracik menjadi satu kaya karedog
di hati lo. Tapi
Orang
Bejo pernah berwasiat,”Hidup adalah Pilihan, Pilihlah salah satu darinya jika
kamu tidak bisa menjalankan keduanya.” Terkadang pasti kita menghadapi hal ini.
Di setiap pilihan pasti ada sebuah resiko karena lo telah mengorbankan pilihan
lainnya. Pilihlah resiko yang lebih kecil yang mau lo hadapin ! Mantapkan diri
lo ! Hadapi resiko itu dengan tenang !
“Sekali
merangkul dayung, dua tiga pulau terlampaui”. Mungkin inilah pepatah yang saat
ini terbesit di alam bawah sadar gue. Gue makin bingung, bingung dan bingung
untuk menentukan arah berlayar di kapal hidup gue. Apakah ingin fokus kesana? Atau
kesini? Atau gue membelah diri layaknya amuba untuk bisa mengejar dua-duanya. Atau
gue belajar kage bunshin dari bapak naruto di dunia monggo (bahasa jawanya).
Kemarin
gue udah mendarat ke salah satu bener sembilan GOR di Jakarta Pusat. Awalnya
sih gue udah sedikit bulet dengan keputusan gue untuk ngundurin diri karena
berbagai alasan di postingan sebelumnya. Tapi ketika gue dateng, gue bertemu
dengan temen-temen gue yang keren nan kece. Saat bertemu,
Bingung pangkal pusing, mungkin
inilah yang saat ini gue alami. gue bingung pada kesempatan bagus yang telah
dihidangkan untuk gue. gue terpilih sebagai pengganti calon duta remaja dan
olahraga yang akan di seleksi pada bulan ini. Gue sih seneng aja karna disini
gue bakalan ketemu dengan teman seperjuangan gue saat gue melakukan seleksi
sebelum jadi finalis. Perjuangan gue DC saat
Mulailah
kami bergegas ke dalam medan tempur kami. Tetapi pada saat kami hendak memasuki
medan tersebut, kami dihalangi oleh PKD setempat. kalo kata temen yaitu Dandy,
kepanjangan PKD adalah Polisi Kurang Dana.
Beliau berkata,” Permisi adek-adek”. Kami pun menjawab,” iya ? mas mas?”,”Ade
ade darimana ya? Mau ngapain ?”.”jadi begini mas-mas, kami dari s*** 2* ingin
mengadakan suatu acara, nah di sini ceritanya kami mau ngamen untuk
penggalangan dana tersebut”. Mas mas pun menjawab.” Maaf dek bukan maksud
mas-mas jahat, tetapi
Hari ini
adalah hari Sabtu, gue bangkit dari singgasana nan nyaman tepat jam setengah 8
pagi dengan mata yang masih terbawa angan-angan mimpi. Tiba-tiba angan-angan
itu pun pergi, berganti dengan kerasnya detak jantung gue saat melihat jam. Kenapa
gue begitu panik? Hari ini adalah hari dimana salah satu institut perguruan
tinggi akan datang jam 8 untuk melakukan presentasi dan disana ada temen-temen
gue menunggu gue untuk malakukan penggalangan dana untuk acara perdana yang
kami ingin adakan, yaitu “English Camp”. Tanpa pikir panjang gue pun langsung pergi
ke bilik inspirasi. Byaaaar-byuuuuuur itulah
yang terdengar jika kita mandi ala cowboy
betawi. Setelah terlihat gagah, gue pun siap untuk
Hari ini adalah TKM, mungkin bagi anak SMA dia nyebutnya sih Try Out. tapi terserah kalian deh mau nyebut apa? hari ini gua ada di perpustakaan sekolah gue, tempat yang sama sekali jarang banget bahkan ga pernah gue datengin di sekolah, mungkin bisa diitung pake jari. nah sepeerti biasa gue buka laptop gue, dan gue nyuri wifi buat on hehehe, gua liat ke belakang mereka pada belajar untuk nanti, dan gue hanya fokus pada nih laptop, gua juga bingung apa yang gua buka? lebih penting apa kaga daripada belajar? yang jelas gua lagi belajar yang namanya menulis, semoga nanti gua bisa jadi penulis terkenal :D Thanks
Langganan:
Komentar (Atom)
- Follow Us on Twitter!
- "Join Us on Facebook!
- RSS
Contact